An urban legend, urban myth, urban tale, or contemporary legend, is a form of modern folklore consisting of stories usually believed by their tellers to be true. As with all folklore and mythology, the designation suggests nothing about the story's truth or falsehood, but merely that it is in circulation, exhibits variation over time, and carries some significance that motivates the community in preserving and propagating it.

Carmen Winstead

| Thursday, February 10, 2011 | |


Cerita nyata ini dipopulerkan lewat surat berantai yang berisi kematian tragis gadis berusia 17 tahun yang didorong ke selokan oleh lima teman ceweknya. Carmen berusia 17 tahun ketika orangtuanya memutuskan untuk pindah ke Indiana. Ayahnya kehilangan pekerjaan dan terpaksa mengadu nasib ke wilayah baru. Hal ini menyebabkan Carmen harus meninggalkan teman-teman lamanya dan mencari teman baru di Indiana.

Carmen mengalami kesulitan mencari teman di sekolah baru. Pada awalnya, dia menghabiskan beberapa hari sendirian, berjalan dari kelas ke kelas tanpa berbicara dengan siapa pun, tapi ia akhirnya mulai bergaul dengan lima orang cewek. Carmen yang positive thinking berpikir kelima cewek itu adalah teman yang baik, ternyata di belakang Carmen mereka menyebarkan gosip negatif (nusuk dari belakang).

Saat Carmen melawan, kelima cewek itu pun melakukan bullying setiap hari. Pernah kejadian, buku pelajaran Carmen ketinggalan di kelas. Ketika ia kembali, buku telah ditulisi kata-kata kotor. Besoknya, tas Carmen dituangi yoghurt ke seluruh bagian dalam. Lokernya juga dirusak dirusakkan.Mantelnya juga dimasukkan kotoran anjing di saku.

Carmen mengadu pada gurunya mengenai peristiwa yang dialaminya. Namun semua sudah terlambat. apa yang telah terjadi. Sayangnya, keputusannya datang terlambat untuk menyelamatkan hidupnya.

Setelah makan siang, guru mengumumkan mengenai latihan kebakaran di sekolah. Saat alarm berbunyi, Carmen dan siswa lainnya keluar dari kelas dan berkumpul di halaman luar. Ketika guru membacakan absen, geng lima cewek memutuskan bahwa ini adalah kesempatan besar untuk mempermalukan Carmen di depan seluruh sekolah Mereka pindah ke tempat Carmen berdiri, di dekat saluran pembuangan, dan mulai mendorongnya masuk lubang terbuka.

Ketika mereka melihat dia jatuh, murid-murid mulai cekikikan dan ketika nama Carmen dipanggil, mereka berteriak, "Dia ada di dalam saluran pembuangan!"

Semua siswa lain mulai tertawa. Tapi ketika guru melihat ke dalam lubang dan melihat tubuh Carmen berbaring di bagian bawah,tawa mereka tiba-tiba berhenti. Kepala Carmen terpelintir dan wajahnya berlumuran darah. Carmen sama sekali tidak bergerak.

Carmen sudah mati. Ketika polisi tiba dan turun ke saluran pembuangan, mereka menemukan bahwa Carmen meninggal akibat lehernya patah. Wajahnya sudah robek akibat tergores tangga saat jatuh.Kondisinya sangat mengenaskan & mengerikan.

Polisi mengangkat jenazah Carmen dan mengirimnya ke kamar mayat. Polisi juga menyelidiki semua teman sekelas Carmen. Kelima cewek jahat tersebut berbohong kepada polisi, mengatakan mereka menyaksikan jatuh Carmen ke saluran pembuangan. Ini menyebabkan polisi percaya bahwa kematian Carmen Winstead adalah kecelakaan dan kasus ditutup. Semua orang berpikir bahwa tidak akan pernah mendengar lagi tentang Carmen Winstead, tapi mereka salah.

Sebulan kemudian, teman sekelas Carmen mulai menerima e-mail aneh pada akun MySpace mereka. E-mail ini berjudul "Mereka Mendorongnya" berisi penyebab meninggalnya Carmen yaitu akibat didorong kelima cewek bully di sekolah. E-mail tersebut juga mengungkapkan bahwa kelima cewek tersebut akan mendapatkan pembalasan yang mengerikan.

Beberapa hari kemudian, salah satu cewek pembunuh Carmen mendengar bunyi tawa aneh dari saluran pembuangan di rumahnya, saat sedang mandi. Cewek ini pun panik dan lari keluar dan mengadu para orangtuanya. Selang 5 jam kemudian, ibu cewek tersebut terbangun setelah mendengar bunyi keras yang bergema di seluruh rumah. Setelah mendapati kamar anaknya kosong, ibu ini menelepon polisi yang segera datang dan melakukan pencarian di daerah tersebut. Polisi akhirnya menemukan mayat cewek bully tersebut berada di saluran pembuangan dengan kondisi leher patah dan wajah yang hilang. Satu per satu, kelima cewek pembunuh Carmen ditemukan mati. Mereka semua tewas dengan cara yang persis sama. Itulah pembalasan dendam Carmen Winstead.

0 comments:

Post a Comment