Ada cerita seorang sopir distop oleh seorang wanita Melayu cantik yang menggendong bayi. (emang disana setannya cuman satu ini sih, si cantik Melayu bawa-bawa bayi)
Waktu ditanya mau ke mana, cewek ini cuma menunjuk dengan tangannya ke arah depan. Karena jalan Mount Vernon itu panjang banget dan lurus, si sopir terus menyetir dan setiap kali tanya mau ke mana, si cewek cuma menjawab dengan tunjukan jarinya.
Akhirnya, ketika sampai di ujung jalan dan si sopir bertanya lagi, si cewek cuma menjawab, "Balik rumah."
Si sopir yang kesal karena jawabannya itu, lalu berkata, "Ya lah, lu mau balik rumah, mana lu punya rumah lu misti cakap lah, ayah susah lah ini macam." (bahasa Melayu
Si cewek kemudian menangis, dan si sopir yang merasa bersalah lalu menanyakan dengan pelan di mana rumahnya. Cewek ini lalu bilang mau diantar ke tempat di mana dia tadi menyetop taksi. Dengan jengkel si sopir memutar balik.
Ketika sampai di spot tadi, sopir ini menoleh ke belakang untuk mempersilakan penumpangnya turun, tapi cewek tadi sudah lenyap dari kursi belakang! Oh my gosh.
Kemudian tercium bau wangi bunga frangipani (bunga kuburan di Singapura, kayak kamboja gitu gan di Indo ) dan si sopir langsung merinding sampai ke tulang.
Beberapa sopir sadar kalau yang diangkutnya hantu gara-gara si penumpang hanya diam dan bayinya juga diam tanpa menangis atau bergerak. Ada juga yang geblek kayak sopir tadi
Nyium bunga dulu baru nyadar. Ada juga yang emang nggak mau lewat Mount Vernon kalau sudah tengah malam, karena memang sudah banyak korban di sana dan kisah ini juga sudah terkenal di kalangan sopir taksi yang sering shift malam.
0 comments:
Post a Comment